Bimbingan Teknis Pengenalan Wisata Bisnis (Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran/MICE) di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru yang diselenggarakan pada hari Senin, tanggal 26-27 April 2021

Pelaksanaan Bimbingan Teknis Pengenalan Wisata Bisnis (Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran/MICE) di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru yang diselenggarakan pada hari Senin, tanggal 26-27 April 2021 di Hotel Alhanifi, Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darusalam. Bimtek dilaksanakan selama 2 hari dan diikuti oleh 100 orang peserta.

Pelaksanaan Bimbingan Teknis ini dihadiri oleh :
1. Ibu Illiza Sa’aduddin Djamal, selaku Kapoksi Komisi X DPR RI;
2. Ibu Titik Wahyuni, Koordinator Promosi dan Pendukungan Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran;
3. Bapak Jamaluddin, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh beserta jajarannya;
4. Bapak Mirza Rizqan, Ketua DPD Asperapi Aceh;
5. Bapak Taqi Malik, Pengusaha/Praktisi Pariwisata;
6. Peserta :
– Tgl. 26 April 2021 : diikuti 50 peserta dari Dinas Budpar Aceh serta Pelaku Pariwisata  Milenial di Aceh.
– Tgl. 27 April 2021 : diikuti 50 peserta dari Dinas Budpar Aceh dan Pelaku Pariwisata Milenial di Aceh.

Bimtek Pengenalan Wisata Bisnis (Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran/MICE) di Masa Adaptasi Kebiasaan Baru ini bertujuan untuk memperkenalkan industri pariwisata khususnya wisata bisnis (MICE) dan mengembangkan perjalanan insentif dan wisata pertemuan sebagai potensi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Aceh.

Rangkaian acara Bimtek yakni sebagai berikut :

1️⃣ Acara dimulai dengan pembacaan ayat suci alquran, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan penampilan Seni tari Ratoh Jaroe oleh Sanggar Get Sampena.

2️⃣ Acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari:

1. Bapak Jamaluddin, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh.
– Dalam sambutannya beliau mengapresiasi dilaksanakannya Bimbingan Teknis Wisata Bisnis (MICE) pada Masa Adaptasi Kebiasaan Baru di Aceh.
– Diperlukan berbagai program percepatan pengembangan pariwisata di Aceh agar mampu meningkatkan peringkat pariwisata Aceh yang pada akhirnya akan mendorong peningkatan kinerja sektor pariwisata untuk dapat lebih optimal dalam menyerap pasar wisatawan domestik maupun internasional.
– Perkembangan industri MICE telah memberikan warna yang beragam terhadap jenis kegiatan industri yang identik dengan pemberian jasa/services.
– Peningkatan SDM industri MICE memegang peranan penting sebagai bagian yang tidak terpisahkan dalam aktivitas MICE untuk kekuatan daerah dalam menjadikan destinasi wisata unggulan.

2. Ibu Titik Wahyuni, Koordinator Promosi dan Pendukungan Wisata Pertemuan, Insentif, Konvensi dan Pameran
– Dalam sambutannya ibu Titik menyampaikan bahwa Bimtek ini merupakan salah satu kegiatan untuk menyiapkan para pelaku pariwisata, stakeholders terkait dan masyarakat umum dalam meningkatkan kualitas SDM agar siap memasuki masa adaptasi baru sehingga industri pariwisata khususnya wisata bisnis MICE dapat kembali bangkit;
– Kebijakan Kemenparekraf dalam upaya pemulihan pariwisata yang telah dilaksanakan pada tahun 2020 dan masih tetap berlanjut pada tahun 2021, salah satu diantaranya adalah tersusunnya panduan CHSE MICE dan panduan pelaksanaan CHSE lainnya di bidang pariwisata, seperti events, hotel dan restoran, pondok wisata, dsb;
– Ibu Titik menyampaikan agar Pemerintah Daerah dan Satgas COVID-19 agar dapat berkolaborasi dalam memonitoring pelaksanaan dan penerapan protokol kesehatan dan panduan CHSE di daerahnya masing-masing, dengan melibatkan peran serta asosiasi industri terkait, serta dapat memanfaatkan panduan CHSE MICE sebagai salah satu pertimbangan penting dalam proses pengambilan keputusan pada kebijakan daerah.

3. Ibu Illiza Sa’aduddin, Selaku Kapoksi Komisi X DPR RI sekaligus membuka acara secara resmi.
– Dalam sambutannya, beliau mengatakan bahwa wisata bisnis/MICE sangat erat kaitannya dengan pariwisata, yang memberikan multiplier efeect serta menciptakan banyak lapangan pekerjaan sehingga diharapkan MICE dalam 6 (enam) bulan kedepan dapat hidup kembali. Pelaksanaan simulasi dirasa penting dilakukan agar kedepannya kita siap  untuk kembali menjalankan pariwisata di masa adaptasi kebiasaan baru.
– Peningkatan SDM bidang MICE memegang peranan yang sangat penting sebagai bagian yang tak terpisahkan dalam rangka menjadikan MICE sebagai kekuatan daerah untuk mewujudkan destinasi wisata unggulan di Aceh.

3️⃣ Acara dilanjutkan dengan pemberian cinderamata dari Kemenparekraf kepada Ibu Illiza Sa’aduddin, Bapak Jamaluddin, Bapak Mirza Rizqan, dan Bapak Taqi Malik;

4️⃣ Sesi pemaparan oleh Bapak  Mirza Rizqan/ Ketua DPD Asperapi Aceh selaku Narasumber. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan mengenai:
– Definisi Wisata MICE
– Klasifikasi Destinasi MICE di Indonesia
– Faktor Pendukung Destinasi MICE
– Stakeholder MICE Indonesia
– Sejarah MICE

5️⃣ Sesi pemaparan oleh Bapak Taqi Malik ( pengusaha/praktisi pariwisata) selaku Narasumber. Dalam pemaparannya beliau:
– Berbagi pengalaman dan motivasi untuk terus berikhtiar di tengah pandemi dan berinovasi di masa adaptasi kebiasaan baru.

 

 

 

 

Laporan ini dibuat oleh: BRA. Koes Sri Endah & Dody Yogiawan

Author:

Tinggalkan Balasan